Selain Mebel Jati, Ketahui Pula Jenis Kayu Lainnya yang Sering Dipakai Untuk Membuat Furniture

Meja Kantor Jati

Dari sekian jenis bahan furniture yang beredar di pasaran, mebel jati adalah jenis furniture yang cukup banyak dicari. Bahan dari kayu memang memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian orang khususnya pecinta furniture, kesan hangat dan alami yang mampu ditampilkan pada furniture kayu menjadi alasan utama mengapa akhirnya orang menjatuhkan pilihan pada furniture kayu untuk melengkapi hunian rumah.

Ada beberapa jenis kayu yang biasanya sering dijadikan furniture, masing-masing jenis tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Biasanya, kebanyakan orang memilih furniture kayu hanya berdasarkan tampilan luar saja tanpa mau mengetahui dan mengulik lebih dalam apa saja karakteristik serta keunggulan dari masing-masing jenis kayu yang digunakan untuk membuat furniture tersebut.

Bagi kamu yang ingin menggunakan furniture berbahan kayu seperti mebel jati, kayu oak, pinus atau lainnya, sebaiknya ketahui terlebih dahulu tentang jenis-jenis kayu yang biasa dipakai untuk membuat furniture. Mari simak ulasannya berikut ini!

1. Kayu Jati, Harga Mahal Kulitas Nomor Wahid
Mebel jati memang terkenal dengan harganya yang mahal, mulai dari jutaan hingga puluhan juta untuk satu set furniture seperti kursi tamu atau meja makan. Ini bukan sesuatu yang asing lagi ditengah pecinta furniture. Namun, tentu saja harga yang ditawarkan sebanding dengan kualitas yang didapatkan. Banyaknya kelebihan yang ada pada furniture jati seperti tahan lama, awet, tidak mudah rusak dan tahan terhadap berbagai kondisi, membuat harganya cukup tinggi. Untuk di Indonesia, mebel jati asal Jepara masih jadi primadona, tidak hanya dalam negeri bahkan hingga luar negri. Desainnya yang unik, pengerjaan yang rapi serta produk yang berkualitas menjadikan mebel jati Jepara selalu dicari. Ada banyak jenis mebel jati yang dihasilkan seperti lemari, kursi, meja makan, kursi tamu dan tempat tidur.

2. Kayu Beech, Kayu Solid Berwarna Terang Yang Elegan
Tidak seperti furniture atau mebel jati yang berwarna relatif gelap, furniture dari bahan kayu beech justru berwarna terang mirip warna putih gading. Hal ini menjadikannya terkesan sangat menarik dan elegan. Beech termasuk ke dalam kayu solid dengan karakteristik kayu yang kuat, kokoh, padat dan cukup berat. Beberapa perabotan yang sering menggunakan bahan kayu beech adalah kursi makan, meja belajar dan meja kanopi. Banyak yang menerapkan desain simple untuk furniture beech karena terkesan lebih menarik dan cocok untuk warna kayu yang putih kekuningan.

3. Kayu Pinus, Harga Terjangkau Namun Tampilan Menarik
Banyak pengrajin yang memilih untuk menggunakan bahan kayu pinus untuk membuat furniture atau perabotan rumah lain karena bahannya yang mudah didapatkan serta harganya yang cukup murah jika dibandingkan dengan jenis kayu lain. Warna asli kayu pinus yang cenderung terang, membuatnya bisa dibuat menjadi produk yang tampil alami ataupun dibuat lebih berwarna dengan tambahan cat kayu. Karakterisktik kayu pinus yang ringan, menjadikan furniture dari bahan ini mudah untuk dipindah posisikan. Hanya saja, soal ketahanan, furniture kayu pinus tidak terlalu tahan lama. Untuk mensiasati hal ini, biasanya kayu pinus dikombinasikan dengan bahan lain agar terlihat lebih menarik, awet dan juga tahan lama. Furniture kayu pinus sangat cocok dipilih untuk gaya dekorasi ruangan minimalis.

4. Kayu Oak, Alternatif Pilihan Untuk Furniture Yang Kuat
Bahan kayu oak memang sudah cukup familiar di telinga para pecinta furniture. Jenis kayu oak memiliki karakteristik yang kurang lebih sama dengan kayu jati yaitu keras, padat dan kokoh. Hal ini membuat furniture kayu oak dapat awet dan tahan lama digunakan. Meski begitu, saat memilih untuk menggunakan furniture oak, sebaiknya tetap hati-hati terhadap air karena pori-pori kayu oak yang besar berpotensi membuat air mudah meresap pada bagian dalam kayu. Untuk memberikan perlindungan ekstra pada furniture kayu oak, biasanya pengrajin melapisinya dengan polish.