Alasan Orang Indonesia Doyan Ikan Pari Asap

Ikan Pari Asap

Mencicipi berbagai panganan khas daerah terkadang menjadi kepuasan tersendiri. Saat lakukan wisata domestik, satu hal yang banyak diincar wisatawan adalah petualangan kuliner. Area pulau Jawa sampai saat ini masih jadi destinasi menarik untuk wisata kuliner, tak terkecuali provinsi Jawa Tengah beserta ibu kotanya, Semarang.

Bicara soal makanan khas di daerah Semarang, pasti yang terlintas di pikiran kamu adalah jajanan lokal seperti lumpia. Makanan ini disajikan dalam dua macam pengolahan: basah atau goreng. Akan tetapi, bagaimana kalau sudah bosan dengan lumpia? Adakah makanan lain yang lebih menantang, yang sampai membuat orang sengaja pesan tiket ke Semarang hanya untuk menikmati makanan ini?

Jawabnya, tentu ada. Ayo kenalan dengan ikan pari asap atau yang biasa disebut sebagai ‘iwak pe’ oleh penduduk lokal. Apa alasannya sampai banyak yang jatuh hati dengan ikan yang satu ini?

  1. Bentuk dan rasanya yang unik

Kamu pasti tahu dong, ikan pari yang bentuknya lebar, pipih, memiliki ekor yang runcing dan panjang hingga terlihat seperti layangan? Tidak hanya bentuknya yang menarik, ikan ini ternyata punya cita rasa yang tidak kalah ajaib. Banyak orang yang menyamakan level keunikan rasa ikan pari dengan buah durian. Kalau sudah suka, ya suka banget. Tapi kalau tidak suka, kamu bisa benci setengah mati.

  1. Aromanya yang menusuk

Satu hal yang bisa membuat banyak orang jatuh hati (dan juga benci) dengan ikan ini adalah aroma daging serta kulitnya yang kuat. Aroma ini bisa muncul karena ikan pari mengandung amonia, senyawa berupa gas dan memiliki bau yang tajam. Jika kamu tidak kuat, aroma ini dapat menimbulkan pusing atau mual seketika. Lalu kenapa hidangan ikan pari asap atau iwak pe justru terkenal dan bisa jadi makanan khas di Semarang?

  1. Dimasak dengan bumbu khas

Di sana, ikan pari asap diolah dengan bumbu yang tidak kalah tajam untuk menyaingi aroma amoniak yang keluar dari daging. Biasanya, ikan pari asap diolah menjadi hidangan mangut iwak pe, yaitu perpaduan antara ikan pari asap dengan kuah santan dan bumbu dapur seperti bawang putih, bawang merah, sereh, jahe, cabai, dan daun kemangi. Bumbu-bumbu itu menjadikan masakan mangut terasa pedas, panas berkuah hingga cocok sebagai ‘lawan’ aroma kuat dari ikan pari.

  1. Lauk yang sangat cocok dengan nasi

Bagi pecinta ikan pari asap, hidangan mangut iwak pe disebut sebagai ‘menu yang menggagalkan diet’ karena rasanya yang sedap. Satu porsi nasi tidak akan cukup untuk menemani masakan yang satu ini.

  1. Buat suasana makan jadi meriah

Tidak hanya aromanya yang kuat, ikan pari asap juga memiliki rasa pedas menusuk yang tajam. Saat dikonsumsi, ikan ini akan membuat suhu tubuhmu menjadi lebih panas dari biasa. Ingin merasakan sensasi yang berbeda? Kamu juga bisa nikmati ikan pari asap dengan sambal terasi dan nasi panas. Dijamin, keringatmu akan mengucur deras berkat perpaduan pedasnya sambal dan panasnya uap yang dikeluarkan dari daging ikan pari.

Nah, apakah kamu jadi tertarik untuk menikmati petualangan baru lewat daging ikan pari? Satu yang harus diingat, jika ingin mencicipi makanan yang belum pernah kamu coba, sebaiknya datangi restoran atau rumah makan yang sudah terjamin kualitas dan rasanya. Jangan sampai pengalamanmu jadi buruk karena ‘salah makan’. Selamat mencoba!