Bisakah Tes Alergi Anak di Puskesmas?

Alergi Anak

Saat anak mengalami alergi, memang bisa bikin orang tua sedih. Namun terkadang orang tua masih belum yakin apakah benar sang buah hati mengalami alergi tertentu. Karena itu mungkin orang tua pun berinisiatif untuk melakukan tes alergi.

Puskesmas dipilih sebagai tempat melakukan tes alergi karena memang tempat layanan kesehatan ini tersebar di banyak tempat di Indonesia. Boleh dibilang di setiap kecamatan, terdapat layanan kesehatan ini. Tapi bisakah melakukan tes alergi anak di tempat tersebut?

Kalau merujuk dari website Cek Alergi, memang bayi dan anak-anak itu ada yang termasuk kategori rentan terkena alergi. Biasanya ketika mengalami alergi, bisa diketahui dari kondisi kulit si kecil. Akan muncul gatal-gatal atau ruam kemerahan.

Penyebabnya bisa karena tubuh alergi terhadap zat kasein atau whey. Orang tua bisa mengetahui apakah anak mengalami alergi jika setelah minum susu tersebut maka kemudian terjadi alergi pada kulit anak. Jika kondisi itu yang terjadi, sangat mungkin anak mengalami alergi susu sapi. Tapi misalkan masih kurang yakin, boleh juga anak dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan. Nantinya dokter akan mencoba melakukan diagnosa dan memberitahukan hasilnya.

Proses Tes Alergi

Secara medis, terjadinya alergi karena sensitivitas tubuh terhadap suatu zat. Kita sebagai orang tua memang bisa mengetahui dari tanda atau gejala yang muncul, seperti misalnya ketika kulit anak mengalami gatal-gatal.

Tapi jika ingin lebih yakin, kita bisa membawanya ke dokter atau Puskesmas. Pihak medis nantinya akan menguji apakah tubuh tersebut mengalami alergi. Bisa dengan cara tes darah maupun tes kulit.

Tidak hanya itu saja, dokter juga akan bertanya apakah sebelumnya orang tua mengalami riwayat alergi. Jika kondisi tersebut pernah terjadi, sangat mungkin terjadinya alergi pada bayi atau anak ini karena faktor keturunan. Tapi untuk memastikannya tentu pihak dokter akan menunggu hasil dari tes alergi tersebut.

Sebetulnya mengenai tes alergi ini tidak hanya bisa dilakukan di puskesmas saja. Sebab saat ini juga terkadang ada apotik atau toko obat yang menarwarkan tes alergi secara gratis.

Solusi Alergi bagi Anak

Nah, yang terpenting jika misalnya anak benar mengalami alergi karena susu yang tidak cocok, maka yang bisa dilakukan adalah dengan mencoba memilih susu yang tepat. Mungkin orang tua sempat berpikir untuk berhenti memberikan susu bagi si anak. Namun jika mengingat anak berada di di usia emasnya, maka sebaiknya pemberian susu tetap diberikan. Yang terpenting adalah dengan memberikan susu formula yang tepat.

Ada produk susu Morinaga BMT P-HP MoriCare. Susu ini mengandung AA dan DHA. Produk ini diolah secara enzimatik sehingga nantinya bayi dan anak lebih mudah dalam mencernanya. Hal itu yang juga membuat risiko anak mengalami alergi bisa lebih kecil.

Susu Morinaga anti alergi ini juga dilengkapi dengan kandungan untuk meningkatkan kecerdasan dan ketahanan tubuh anak. Dengan mengkonsumsi susu ini, bakal mendukung pertumbuhan dan perkembangan si kecil.

Sedangkan bagi anak yang berusia 1 sampoai 3 tahun, bisa mencoba mengkonsumsi Morinaga Chil Kid P-HP Moricare+ prodiges. Susu ini sangat baik untuk perkembangan si kecil. Proteinnya mudah dicerna sehingga anak pun tidak gampang terkena alergi.

Memang kondisi anak yang mengalami alergi itu bisa bikin orang tua bersedih. Sebab saat bayi atau balita mengalami alergi, bisa membuat tubuhnya tidak nyaman. Ini yang kemudian membuat si kecil menjadi rewel atau bahkan sulit tidur.

Oleh karena itu, amat penting memilih susu bayi yang tepat. Selain itu, usahakan kamar, rumah dan lingkungan selalu terjaga kebersihannya. Dengan begitu diharapkan virus atau bakteri tidak sampai membahayakan si kecil. Jadi, kunci agar bayi bisa terbebas dari alergi adalah dengan selalu menjaga kebersihannya dan memberikan asupan nutrisi yang tepat.

Tinggalkan Balasan